semasa kuliah dulu, saya merasa bingung dengan definisi akuntansi karena setiap buku yg dibaca memiliki makna yg sedikit berbeda dan semuanya sudah pasti benar dong! udah jadi buku, udah lewatin tahap-tahap editing, penilain dan sebagainya. dan yg nulisnya pun ngga sembarangan, profesor, doktor atau lulusan s2.

balik lagi ke definisi akuntansi itu sendiri, saya pernah membaca sebuah definisi yg sangat simple. akuntansi itu adalah sistem dan bahasa.

mengapa akuntansi itu disebut sebagai sistem? karena akuntansi itu memiliki complexity yg sangat-sangat berkesinambungan dan tak dapat dipisahkan satu sama lain. Terdapat berbagai proses, metode serta prosedur yg mana satu sama lain saling berikatan.

mengapa akuntansi juga disebut sebagai bahasa? karena akuntansi itu adalah sebuah bahasa, bahasa bisnis lebih tepatnya. simple-nya, coba anda berikan sebuah laporan keuangan kepada financial analyst, maka dengan sendirinya financial analyst itu akan bisa membaca bahasa apa yg disampaikan oleh si laporan keunagan itu. Anda tak harus bicara apa-apa, cukup kasih saja balance sheet sama profit loss statement, maka si financial analyst itu akan menterjemahkan maksud dr laporan keuangan yg anda berikan itu. dengan sendirinya dia akan tahu berapa working capital, berapa cashflow, bagaimana tingkat likuiditas, dan lain sebagainya.

akhirnya saya akan simpulkan bahwa akuntansi itu adalah sebuah sistem yg di dalamnya terdapat berbagai macam metode, proses serta prosedur dalam hal pencatatan transaksi finansial suatu entitas ekonomi serta menghasilkan suatu output berupa informasi keuangan yg sesuai dengan suatu standar yg sudah ditetapkan dan berguna buat pengambilan keputusan baik itu untuk pihak internal ataupun external.

nah untuk memfasilitasi informasi financial berupa output dari proses akuntansi itu, akuntansi harus berdasarkan pada standard atau prinsip yg sudah ditentukan dalam hal ini disebut GAAP atau Generally Accepted Accounting Principles yg diterbitkan oleh Financial Accounting Standards Boards (FASB). meskipun memang sebenarnya tidak ada kewajiban yg ‘mesti’ untuk sesuai dengan FASB ini, tapi dari sudut pandang audit ini merupakan hal yg sangat penting dan biasanya dijadikan acuan dalam proses auditing. Karena audit itu sendiri adalah membandingkan sistem akuntansi yg dipakai dengan sistem yg berlaku secara umum atau GAAP ini.

sekian dulu ya,, mudah-mudahan bermanfaat.. nanti disambung lagi. kalau ada yg salah atau kurang tepat penulis membuka pintu koreksi selebar-lebarnya melalui kolom comment yg sudah tersedia.

Advertisements